Nekat Bolos Pascacuti Bersama, Tunjangan Kinerja Bisa Dipotong

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah meminta kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk masuk kerja pada esok hari. Jangan sampai ada PNS yang melanggarnya disiplin dengan cara bolos kerja.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Herman Suryatman mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sanksi tegas kepada siapapun PNS yang berani untuk bolos kerja. Salah satu sanksinya adalah dengan pemotongan tunjangan kinerja.

"Bagi pegawai yang tidak masuk kerja di hari pertama setelah cuti bersama dimungkinkan juga diberikan hukuman administrasi lainya oleh Penilaian Prestasi Kerja (PPK) atau diskresi PPK dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan. Misal pemotongan tunjangan kinerja dan lain-lain," ujarnya, Rabu (20/6/2018).

Herman menambahkan, selain pemotongan tunjangan kinerja berbagai macam sanksi lainnya juga siap membayangi PNS yang berani bolos pada hari pertama pasca cuti bersama. Sanksi tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

Sanksi pertama adalah disiplin ringan berupa teguran tertulis. Sanksi ini berlaku bagi PNS yang berani bolos selama 1-15 hari. Selanjutnya sanksi disiplin sedang berupa pemotongan tunjangan hingga penurunan pangja . Sanksi ini berlaku bagi PNS yang tidak masuk kerja selama 16-30 hari. (*)

BERITA REKOMENDASI