Nilainya Rp 500 Miliar, Kontrak Angkutan Udara Perintis Diteken

JAKARTA.KRJOGJA.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaksanakan penandatanganan dan penyerahan kontrak Angkutan udara Perintis Penumpang, Perintis Kargo dan Subsidi Angkutan Udara Kargo tahun 2020. Disediakan anggaran subsidi mencapai Rp 500 miliar terhadap ketiga program tersebut.

"Ini pertama kalinya penandatanganan kontrak perintis bisa terealisasi di awal tahun anggaran. Total Rp 500 miliar untuk semua sampai akhir tahun 2020," ujar Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Polana B. Pramesti usai penandatanganan kontrak Angkutan Udara Perintis, di Jakarta, Kamis (09/01/2020).

Polana mengatakan, tujuan diselenggarakan angutan udara perintis ini dalam rangka menjaga kesinambungan dan konektifitas, kehadiran pemerintah pada masyarakat di daerah terluar, terpencil, tertinggal dan perbatasan. Adapun rute yang akan dilayani sebanyak 188 rute angkutan udara perintis penumpang, 27 rute penerbangan perintis kargo, dan 1 rute subsidi angkutan udara kargo yaitu untuk rute Timika-Wamena.

"Dan alhamdulillah sudah 82% kontrak sudah selesai per hari ini dan mudah-mudahan sisanya menyusul sebelum minggu ke dua pada 16 Januari 2020," ujar Polana.

Dijelaskan Polana, program Angkutan Udara Perintis ini sudah berlangsung sejak tahun 2017 sebagai bagian dari fokus pemerintah Presiden Joko Widodo dalam mengatasi persoalan logistik di daerah terpencil, tertinggal, terluar dan perbatasan. "Dengan demikian masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dan keberlangsungan logistik," tambahnya.

Polana mengungkapkan, pada tahun 2019 program ini telah berhasil memangkas harga bahan pokok hingga 40% di daerah terpencil, terutama di wilayah Papua. "Angkutan Udara Perintis merupakan program prioritas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang menjadi pendukung dari program Pemerintah," ujarnya.

Pada Bulan Desember 2019, tiga Koordinator Wilayah (Korwil) Nabire, Sumenep, dan Korwil Timika telah menandatangani kontrak. Sedangkan Korwil Wamena telah menandatangani kontrak pada tanggal 3 Januari 2020.

Sementara pada Kamis (09/01/2019) telah dilakukan penandatangan kontrak oleh 14 Korwil, yaitu Tarakan, Gunung Sitoli, Dabo Singkep, Dekai, Manokwari, Kuala Pembuang, Samarinda, Langgur, Sorong, Masamba, Timika, Ternate, Tanah Merah, dan Merauke.

Sedangkan 4 Korwil lainnya akan menandatanganani kontrak pada minggu ketiga Januari 2019, yaitu Korwil Masamba, Sinabang, Elelim dan Waingapu. Secara presentase sampai dengan tanggal 9 Januari sudah dilakukan penanda tanganan kontrak sebesar 82%, dan 18% akan dilakukan penandatanganan kontrak pada pertengahan Januari 2020.

Operator yang akan menjalankan penerbangan perintis dan jembatan udara, yakni PT Asi pujiastuti aviation (Susi Air), PT Marta buana abadi (Dimonim) PT Asian one air (Asian OneAR), dan PT Smart cakrawala aviation (Smart aviaton). (Imd)

BERITA REKOMENDASI