OJK Dorong Inovasi Pembiayaan Usaha Masyarakat

Editor: Agus Sigit

JAKARTA, KRjogja.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah dan Industri Jasa Keuangan terus berupaya meningkatkan akses keuangan masyarakat yang diyakini bisa mendorong pemulihan ekonomi nasional dan tingkat kesejahteraan masyarakat. Keberadaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sangat penting dalam menyerap program-program yang dikeluarkan Pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi seperti program KUR guna mendorong kemajuan UMKM.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengaku masih terdapat kesenjangan inklusi keuangan di wilayah perkotaan dan perdesaan, yaitu sebesar 83 persen dan 68 persen. Atas dasar hal tersebut, percepatan akses keuangan di daerah menjadi sangat penting dan perlu diperhatikan agar dapat menjangkau ke seluruh daerah.

” OJK terus mendorong penyaluran KUR ini. Kami telah bertemu dengan pimpinan perbankan membahas agar target KUR tahun ini Rp285 triliun bisa tercapai. Dan saya yakin sampai akhir tahun angka itu bisa tercapai,” katanya dalam Rakornas TPAKD 2021 yang digelar secara hybrid di Jakarta, Kamis (16/12).

Wimboh mengatakan OJK mendorong adanya inovasi-inovasi pembiayaan sektor usaha masyarakat di daerah seperti pinjaman melawan rentenir ataupun pengembangan KUR klaster lainnya melalui TPKAD. Apabila terdapat KUR klaster yang belum terlayani pembiayaan serta pengembangannya, bisa disampaikan ke OJK. ” Kalau ada masyarakat yang alami kesulitan akses pembiayaan tolong beritahu kami. Kami selalu berupaya membantu kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.

OJK dan TPAKD akan terus mengembangkan program digitalisasi bagi UMKM mulai dari pembiayaan, pembinaan, promosi dan penjualan untuk semakin mempercepat kemajuan UMKM. Pihaknya juga meminta dukungan Pemerintah Pusat dan Daerah untuk membentuk TPAKD di seluruh tingkat kabupaten/kota di seluruh wilayah Indonesia sebagai akselerator dalam rangka mendorong ketersediaan dan pemanfaatan produk atau layanan jasa keuangan formal sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan masyarakat di daerah.

” Peranan TPAKD dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi di masa pandemi Covid-19 sangatlah dirasakan karena membantu ketersediaan akses keuangan bagi masyarakat antara lain untuk mendapatkan pembiayaan usahanya. Diharapkan kepada seluruh kepala daerah untuk membentuk TPAKD sebagai langkah nyata memberikan akses keuangan seluasnya kepada masyarakat serta untuk mengoptimalkan potensi unggulan daerah serta keselarasan rencana kerja pemerintah daerah,” tutur Kepala Balitbang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni. (Ira)

 

 

OJK

BERITA REKOMENDASI