Pagaralam Heritage Trail Jelajahi Kaki Gunung Dempo

PAGARALAM, KRJOGJA.com  – Pagaralam dikenal dengan wisata alamnya. Terlebih di kaki pegunungan Dempo yang membuat kita terkagum-kagum akan keindahan alamnya.

Hal ini pula yang membuat para peserta Pagaralam Heritage Trail 2018 merasa senang mengikuti event ini. Mereka yang sebagian besar menginap di vila-vila di kaki gunung Dempo itu pun tampak sumringah.

Pemandangan indah dengan udara sejuk memang sangat menarik untuk dikunjungi. Meski akses jalan agak sempit namun itu tak jadi soal lantaran kiri kanan jalan disuguhkan hamparan pemandangan yang menyejukan mata.

Pagaralam sendiri terletak di provinsi Sumatera Selatan berbatasan dengan Bengkulu tepatnya di daerah pegunungan dempo. Jalan-jalan disini sangat memuaskan dan memanjakan mata. Harus diakui alam disini sangat terjaga dan sangat segar, masih belum banyak terjamah oleh pembangunan. Banyak tempat pilihan untuk berekreasi. Banyak juga air terjun yang masih sangat natural, sangat cocok untuk honeymoon dengan pasangan

Di kaki gunung Dempo juga terdapat kebun teh seluas mata memandang. Di sini kita bisa melihat para pekerja perkebunan teh memetik pucuk-pucuk teh. Sungguh pemandangan yang mengasyikan.

Menurut Kadispar Pagaralam Samsul Bachri di kaki gunung Dempo terdapat vila-vila yang dinding-dindingnya terbuat dari kayu. Vila-vila tersebut juga bagus untuk spot foto-foto. "Vila-vila di sini juga bagus buat foto-foto dengan nuansa alam pegunungan. Ini sengaja dibuat agar kesan alaminya tidak hilang. Vila dengan nuansa alam ini memang menjadi daya tarik wisatawan," kata Samsul Bachri, Jumat (7/12).

Dikatakan Samsul Bachri, kawasan gunung Dempo biasanya akan banyak dikunjungi wisatawan yang ingin melewati malam tahun baru. Demikian pula malam pergantian tahun kali ini. Bahkan biasanya banyak wisatawan dari luar daerah yang berlibur ke Pagaralam. Hal ini membuat Villa dan Hotel di Pagaralam akan penuh.
"Bahkan agar bisa mendapatkan hotel dan villa, banyak wisatawan yang sudah membooking sejak 1 sampai 2 bulan sebelum tahun baru," kata Samsul Bachri.

Menpar Arief Yahya, wisata alam menjadi menarik bila dijaga kelestariannya. Untuk itu ia berharap setiap wilayah yang memiliki kekuatan wisatanya pada alam harus pandai membuat destinasi itu menjadi lebih menarik dengan tetap menjaga alamnya.

Sebagaimana hasil dari survei PES (passenger exit survey) 2013 oleh Pusdatin Kemenpar yakni wisman yang melakukan wisata belanja dan kuliner (80 persen), wisata religi dan heritage (80 persen), wisata bahari (35 persen), wisata MICE (25 persen), dan wisata olahraga (5 persen). (*)

 

BERITA REKOMENDASI