Pangkalan Militer Siap Dibangun di Ibu Kota Baru

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah berencana membangun pangkalan militer di ibu kota negara baru, yang telah diputuskan dibangun di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Pangkalan militer ini meliputi markas untuk tiga matra yakni Angkat Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).

"Kalau rencana demikian, karena nanti ada pembangunan pangkalan militer yang lebih lengkap lagi dari darat, laut, maupun udara," kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Mantan Panglima TNI ini menyatakan pemilihan lokasi ibu kota pengganti DKI Jakarta itu juga telah mempertimbangkan aspek pertahanan dan keamanan. Pemerintah, kata Moeldoko, pun menghitung perkembangan teknologi di masa depan.

"Kalau nanti mudah diserang, Ini kalau nanti dengan teknologi yang baru, rudal jelajah itu, mau di mana saja juga bisa dilewati. Jadi menurut saya kajian-kajian ke arah sana sudah dipikirkan dengan baik," tuturnya.

Mantan Panglima TNI itu menyebut lokasi ibu kota baru lebih aman dibandingkan Jakarta, semisal terjadi pertempuran. Menurutnya, di Jakarta akan sulit mengatasi pertempuran kota karena banyak gedung-gedung tinggi.

Sementara, kata Moeldoko, di wilayah Kaltim terbilang mudah karena masih banyak hutan jika pertempuran berlanjut. Di sisi lain, Moeldoko menyebut tentara Indonesia memiliki keunggulan jika harus bertempur di tengah hutan. (*)

BERITA REKOMENDASI