Panglima TNI Mutasi 91 Perwira Tinggi

JAKARTA, KRJOGJA.com – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo melakukan mutasi terhadap 91 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Kebijakan itu diambil karena banyak Pati yang memasuki masa pensiun.

"Banyak yang pensiun maka harus segera," kata Panglima TNI di Kompleks Yonkav 7 Cijantung Jakarta, Selasa (31/10/2017). Dijelaskan, kebijakan dituangkan dalam SK No Kep/836/X/2017 tanggal 27 Oktober 2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI. Dalam hal ini telah ditetapkan mutasi jabatan yang terdiri 50 Pati TNI AD, 19 Pati TNI AL dan 22 Pati TNI AU.

Tidak hanya merotasi Wakil Kepala Staf TNI AD (Wakil KSAD) Letjen Hinsa Siburian, Panglima TNI juga merotasi posisi Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menjadi Pangdam IV/Diponegoro menggantikan posisi Mayjen TNI Tatang Sulaiman. Sementara Tatang diangkat menjadi Wakil KSAD. Sedangkan sebagai Kapuspen TNI dipercayakan kepada Brigjen TNI Mohammad Sabrar Fadhilah.  

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo menjadi Pangdam III/Siliwangi, menggantikan Mayjen TNI M Herindra yang ditunjuk menjadi Perwira Panglima TNI. Selain itu, Danpuspenerbad Mayjen TNI Suko Pranonto menjadi Pangdam XVI/Pattimura, menggantikan Mayjen TNI Doni Monardo.

Gatot menyebut, rotasi jabatan merupakan suatu hal yang wajar untuk meningkatkan kinerja TNI. Melalui rotasi jabatan, diharapkan prajurit TNI lebih termotivasi untuk mengabdi kepada bangsa dan rakyat. "Orang-orang baru pasti punya motivasi lebih dan berinovasi karena tantangan ke depan akan lebih lagi," ucap Gatot.

Gatot mengatakan, mutasi jabatan tersebut dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Pati TNI. Diharapkan para Pati tersebut mampu mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis.

"TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira Tinggi TNI. Ini suatu hal yang wajar karena banyak yang pensiun maka harus segera," ujar Gatot.(Edi/Sim)

 

TNI

BERITA REKOMENDASI