Pascabom Kampung Melayu, Densus Amankan 36 Terduga Teroris

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pascabom bunuh diri di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur pada 24 Mei 2017 lalu, Densus 88 Anti Teror telah menangkap sekira 36 orang terduga teroris di berbagai daerah yakni Medan, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan, aksi terorisme adalah salah satu yang diwaspadai oleh kepolisian saat arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1438 H. "Terkait ancaman terorisme, saya perintahkan jajaran untuk lakukan tindakan proaktif untuk mencegah dan mendeteksi dini potensi terorisme," kata Tito saat apel gelar pasukan Operasi Ramadniya di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2017).

Lebih lanjut Tito menjelaskan, 36 orang terduga teroris yang ditangkap itu tidak hanya berkaitan dengan teror bom Kampung Melayu. Melainkan juga ada yang merencanakan aksi teror di daerah lain hingga memfasilitasi keberangkan foreign teroris fighter (FTF) ke Marawi.

"Jumat kemarin sejumlah terduga teroris juga ditangkap di Bima karena merencanakan bom ke kantor Polsek Woha di Kabupaten Bima. Kami sita bom dan alat peledak lainnya. Rencananya akan diledakkan kemarin malam (Minggu) tapi berhasil digagalkan," katanya.

Tito menegaskan kepada jajarannya agar terus menangani terus kasus terorisme ini. "Saya minta jajaran tangani terus enggak boleh sampai ada celah buat mereka beraksi," tuturnya. (*)

BERITA REKOMENDASI