Pastikan Kehalalan Vaksin Corona, Jokowi Libatkan Kemenag dan MUI

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Presiden Joko Widodo memastikan bakal melibatkan Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam pengadaan vaksin virus corona (SARS-CoV-2). Kedua lembaga ini, kata Jokowi, bakal menentukan aspek kehalalan vaksin sebelum digunakan masyarakat.

“Mengenai kehalalan vaksin, ini sudah sejak awal kita mengikutkan Kementerian Agama, MUI juga sudah diikutkan ke sana dan ini keadaan darurat yang semuanya tahu,” kata Jokowi.

Jokowi melanjutkan, program vaksin akan dimulai pada Januari 2021. Vaksin Covid-19 bakal diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Menurut dia, setidaknya 182 juta masyarakat harus divaksinasi. Ini dilakukan untuk mencapai kekebalan populasi.

Namun demikian, Jokowi meminta seluruh warga untuk bersabar. Pasalnya, pemberian vaksin tidak dapat dilakukan secara langsung kepada seluruh warga, melainkan bertahap.

“Januari berapa juta, Februari berapa juta, Maret berapa juta, April berapa juta. Ini membutuhkan waktu,” ungkap dia lagi. (*)

BERITA REKOMENDASI