Pecatan Prajurit TNI Bunuh Anggota Polisi

Editor: Ivan Aditya

SUMBAR (KRjogja.com) – Pecatan prajurit TNI membunuh seorang anggota Polisi dari Direktorat Narkoba Polda Sumbar, Bripda Ade Rahmad. Pembunuhan itu terjadi, saat penyergapan dua pengedar narkoba di Jalan Bypas Ampalu, Kecamatan Lubuk Begalung, Selasa (09/08/2016).

"Tim melakukan penyamaran terhadap gembong narkoba yang merupakan mantan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Batalyon 133 Yudha Sakti yang telah dipecat pada 2014," kata Kapolda Sumbar, Brigjen Pol Basarudin di Padang.

Kejadian berawal saat polisi mengembangkan kasus penangkapan pengedar narkoba yang ditangkap  sebelumnya. Anggota Ditnarkoba Polda Sumbar, Bripda Ade Rahmad menyamar sebagai pembeli. Ade kemudian bertransaksi di dalam sebuah mobil minibus dengan dua orang pengedar narkoba. "Sementara di belakang mobil tersebut ada enam orang anggota polisi lainnya yang membayang-bayangi mobil tersebut," terang dia.

Kemudian terdengar bunyi ledakan keras seperti tembakan dari dalam mobil tersebut dan langsung menabrak sebuah truk yang berada di Jalan Bypass. Tersangka Hery Rudyanto kemudian menabrakkan sisi kiri mobil kepada truk dan menyebabkan Bripda Ade Rahmad meninggal. Kedua tersangka kemudian berusaha kabur keluar dari mobil.

"Polisi yang berada dekat dengan lokasi, berusaha melumpuhkan tersangka Hery Rudyanto dengan tembakan, dan karena luka pendarahannya dalam menyebabkan nyawanya juga tidak tertolong," sebut dia.

Sementara, satu tersangka lainnya berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran pihak kepolisian. Di mobil ditemukan paket sedang sabu dan uang sebagai barang bukti. (*)

BERITA REKOMENDASI