Pelarian Djoko Tjandra Harus Jadi Pelajaran

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly berharap proses peradilan buron kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra dilakukan secara transparan.

“Harus diikuti dengan proses peradilan yang transparan hingga bisa menguak kasus tersebut secara terang benderang,” kata Yasonna.

Yasonna meminta pelarian Djoko Sugiarto harus menjadi pelajaran bagi setiap lembaga penegak hukum di Indonesia. Terlebih Djoko sendiri bisa keluar masuk Indonesia walaupun berstatus buron usai dibantu oleh oknum-oknum dari institusi tertentu.

Ia lantas meminta agar oknum-oknum tersebut tidak hanya dicopot dari jabatannya, namun juga harus proses pidana. “Semoga ini menjadi pelajaran agar jangan lagi ada oknum di lembaga penegak hukum di Indonesia yang merasa bisa bermain-main karena negara tidak akan berkompromi soal ini,” ujar Yasonna.

Yasonna berharap momentum tertangkapnya Djoko Tjandra bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kredibilitas lembaga penegak hukum. Penangkapan tersebut, kata dia, menegaskan bahwa negara tidak bisa dipermainkan oleh para kriminal. (*)

BERITA REKOMENDASI