Pembangunan Masjid Bantuan Pembaca KR di Donggala Selesai, Warga Syukuran

Editor: KRjogja/Gus

DONGGALA, KRJOGJA.com – Jemaah Masjid An Nur Desa Tanjung Padang Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah mengadakan syukuran atas selesainya pembangunan masjid yang dibiaya dengan dana bantuan pembaca 'KR', Minggu (5/1) malam. Acara digelar secara sederhana di masjid baru tersebut yang antara lain diisi dengan dzikir dan doa bersama yang diikuti warga sekitar.

Ketua Panitia Pembangunan, Latif N SPd dalam sambutannya mengatakan, pembangunan masjid ini menghabiskan dana Rp 303.740.000. Mayoritas dana diperoleh dari Dompet 'KR' Peduli Korban Bencana di Palu, Sigi dan Donggalan, yaitu Rp 272.555.000 yang ditransfer sebanyak empat kali setiap tahap Rp 68.138.750, 272.555.000. Selain itu Rp 10 juta dari Muhammadiyah dan lainnya dari swadaya dan penggalanan dana masyarakat.

"Peletakan batu pertama dilaksanakan pada 22 Februari 2019 dan pengerjaan pembangunan mulai 1 Maret 2019," kata Latif.

Sedang tokoh masyarakat Sahlan L Tandamusu merasa bersyukur bisa bertemu dengan Tim Dompet 'KR' dan akhirnya mendapat bantuan dana untuk pembangunan masjid ini. "Alhamdulillah pembangunan masjid selesai dan sekarang sudah bisa digunakan," kata Sahlan yang juga anggota DPRD Kabupaten Donggala.

Setelah diguncang gempa dahsyat pada 28 September 2018, Masjid An Nur memang rusak parah dan tidak bisa digunakan kembali. Untuk kegiatan peribadatan sehari-hari masyarakat mendapat bantuan masjid darurat, yang berupa atap seng dan kelilingnya juga dipagari seng. Masjid darurat tersebut didirikan di atas tanah yang cukup lapang, dengan lantai tanah yang ditutup dengan tikar. Selama setahun lebih warga sekitar melakukan salat rawatib (salat lima) waktu, pengajian dan kegiatan lain di masjid terbuka tersebut, termasuk melaksanakan Jumatan.

Sedang kini mereka sudah bisa beribadah di masjid permanen yang cukup megah dan nyaman dengan lantai granit. Masjid tersebut didirikan di tempat baru tidak jauh dari lokasi masjid darurat. Sedang lokasi masjid lama sudah tidak digunakan lagi. "Masalah tanah tempat mendirikan masjid baru ini sudah 'clear'. Alhamdulillah kami diberi kemudahan oleh Allah SWT dalam pengurusan tanah," tambah Latif. (Fie)

BERITA REKOMENDASI