Pembebasan Lahan Baru 100 Hektare

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berniat untuk mengembangkan Bandara Soekarno Hatta. Pasalnya, Bandara Soeakrno Hatta, merupakan salah satu bandara yang tersibuk di Indonesia.

Salah satunya adalah dengan melakukan penambahan Runway pesawat. Nantinya Angkasa Pura II sebagai Operator akan menambah satu Runway lagi dengan panjang 3.000 meter.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaludin mengatakan, saat ini progres pembebasan lahan untuk pembangunan Runway III telah mencapai 100 hektare. Sementara total lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan itu sebesar 216 hektare.

Awal menargetkan pada bulan September 2018 masalah pembebasan lahan sudah rampung seluruhnya. Sehingga pembangunan Runway 3 Soekarno Hatta bisa rampung di tahun 2019.

Target pembebasan lahan seluruhnya tadi saya sudah bilang, jadi kami menargetkan sekitar September 2018 sudah selesai semua. Alhamdulillah perolehan lahan kita tembus 100 hektare dari rencana 216 hektare,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Sabtu (3/3/2018).

Menurut Awal, saat ini dirinya tengah membangun taxiway (jalur penghubung pergerakan pesawat) sambil menunggu pembebasan lahan rampung sepenuhnya. Sehingga, pengerjaan landasan pacu pesawat tersebut bisa rampung sesuai target yakni pada tahun 2019.

“Jadi taxiway sudah mulai sejak 1 Desember 2017 kemarin. Jadi kita cicil sambil menunggu pembebasan lahan selesai,” ucapnya.

Berdasarkan data PT Angkasa Pura II, Runway III Bandara Internasional Soetta nantinya memiliki dimensi 3.000 meter x 60 meter sehingga pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777 dapat mendarat. Adapun dana yang disiapkan untuk pembangunan Runway III sebesar Rp 1,8 triliun. (*)

BERITA REKOMENDASI