Pembelajaran Tatap Muka, Butuh Sinergi Lintas Sektoral

JAKARTA, KRJOGJA.com –  Delapan bulan terakhir Indonesia berjuang menghadapi pandemi Covid-19. Pandemi mengacaukan berbagai aspek kehidupan. Tidak hanya berdampak di bidang kesehatan, namun juga secara signifikan berdampak pada dunia pendidikan.

Deputi Bidang Koordinasi Peningakatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agus Sartono menjelaskan, berdasarkan hasil survei pelaksanaan pembelajaran, terdapat 646.192 satuan pendidikan dan lebih dari 68 juta peserta didik terdampak pandemi Covid-19, sehingga harus melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ)

Menurut Agus, PJJ memiliki tantangan tersendiri di tiap daerah, seperti tantangan kondisi geografis, sosial dan ekonomi yang beragam. PJJ, kata dia, menjadi sesuatu yang sulit dilakukan untuk daerah-daerah yang memiliki kondisi yang tidak memadai.

Hal Itu dijelaskan Deputi Agus Sartono saat memberikan arahan secara virtual dalam Pengumuman SKB Empat Menteri (Mendikbud, Menag, Menkes, Mendagri) Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19, pada Jumat (20/11).petang.

BERITA REKOMENDASI