Pembentukan Holding Utamakan Kepentingan Saham Minoritas

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA (KRjogja.com) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memandang proses pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diperlukan dalam sebuah negara. Namun, mantan bos World Bank ini menegaskan proses pembentukan holding haruslah mengutamakan kepentingan pemegang saham minoritas.

"Dalam melakukan holdingisasi (pembentukan holding), Good Corporate Governance (GCG) harus diperhatikan dan terutama adalah pemegang saham minoritas. Publik. Mereka punya rights (hak) yang sudah ikut dari awal dan haruslah dihormati," kata Sri Mulyani dalam pembahasan pembentukan holding mewakili Menteri BUMN di gedung DPR Jakarta, Rabu (24/08/2016).

Ia menjelaskan, proses pembentukan holding haruslah memperhatikan aspek-aspek penting dan tidak terburu-buru. Terutama, sambung Sri Mulyani, proses politik juga harus dipertimbangkan dengan matang.

Ia mengharapkan, dengan pembentukan holding maka BUMN akan lebih efisien. Perusahaan yang senada haruslah bersinergi agar hulu dan hilir bisa sejalan. (*)

BERITA REKOMENDASI