Pembuatan Vaksin Corona Butuh Biaya Besar

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pembuatan vaksin SARS-CoV-2 akan menelan biaya yang sangat tinggi. Hal itu lantaran pemerintah akan membentuk konsorsium dari beberapa lembaga untuk membuat vaksin.

Namun, Hera berharap konsorsium yang dibuat nantinya diisi oleh peneliti yang memiliki dedikasi tinggi bekerja untuk menciptakan vaksin virus corona. “Itu kan perlu cost. Jadi real money lah,” ujar Wakil Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Herawati Sudoyo.

Adapun terkait dengan lama pembuatan vaksin, Hera berkata tergantung dari kapan Indonesia memulai. Akan tetapi, dia memprediksi Indonesia bisa cepat karena sejumlah negara mampu membuat sampel vaksin tiga bulan setelah SARS-CoV-2 muncul pertama kali di Kota Wuhan, Hubei, China.

“Kalau mereka bisa lakukan tiga bulan, ya masa kita tidak bisa sih. Tapi orang yang dicari harus berdedikasi untuk itu, kita taruh untuk itu, dan juga funding-nya juga mungkin agak longgar ya,” ujarnya.

Lebih dari itu, Hera kembali menegaskan Indonesia harus membuat vaksin SARS-CoV-2. Sebab, dia berkata virus corona memiliki potensi pandemi.

“Kalau sekarang, oke tidak ada apa-apa, kita mungkin bisa menggantungkan diri kita pada vaksin orang lain. Sampai ada pandemi pasti stoknya untuk negaranya masing-masing,” ujar Hera. (*)

BERITA TERKAIT