Pembubaran HTI karena Gerakan Politik

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, sikap politik pemerintah terkait rencana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dilandasi dengan penilaian gerakan politiknya. Bukan kegiatan dakwah keagamaannya.

"Ini yang harus digarisbawahi. Itulah kenapa penanganan bidang ini ada dibawah Kemenkopolhukam," ujarnya.

Menurutnya, HTI disebut gerakan politik karena ingin mengubah ideologi negara Pancasila. Oleh sebab itu, pemerintah menilai, alasan pembubaran bukan karena gerakan dakwah keagamaan. Tetapi gerakan politik yang ingin mengubah ideologi negara.

Dia menambahkan, sikap politik pemerintah membubarkan HTI akan ditindaklanjuti dengan langkah hukum, yaitu dengan membawa ke peradilan. Hal itu dilakukan agar pembubaran HTI berdasarkan hukum. Hanya dengan putusan peradilan, kata dia, pembelaan bagi organisasi yang dibubarkan bisa diberikan dan sekaligus menunjukkan pemerintah tidak bertindak secara represif. (*)

BERITA REKOMENDASI