Pembukaan Pelatihan 3 in 1 Serentak 7 BDI

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pandemi Covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan, tapi juga berdampak pada perekonomian nasional. Dampak ekonomi tersebut mengakibatkan pertumbuhan ekonomi melambat sehingga daya serap tenaga kerja di industri berkurang dan meningkatnya pengangguran serta kemiskinan.

Salah satu bentuk dukungan yang telah diberikan agar dunia usaha bisa beroperasi di tengah pandemi adalah penerbitan Izin Operasional Mobilitas dan Kegiatan Industri (IOMKI). “SDM yang kompeten dan profesional akan menjadi kuncikeberhasilansebuah organisasi. Sesuai arahan Bapak Presiden bahwa pembangunan nasional saat ini difokuskan pada pembangunan SDM yang berkualitas, sehingga perlu dilakukan berbagai program pendidikan dan pelatihan vokasi secara lebih masif,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono saat membuka pelatihan 3 in 1 serentak di 7 Balai Diklat Industri (BDI) secara virtual, Kamis (22/10).

Sehubungan hal tersebut, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindustrian menyelenggarakan Pelatihan 3 in 1 Berbasis Kompetensi. Pelatihan dengan sistem 3 in 1 ini telah dirintis Kementerian Perindustrian sejak tahun 2016 dan telah menghasilkan ratusan ribu tenaga kerja yang terserap bekerja pada berbagai sektor industrimanufaktur.

“Bahkan sejumlah alumni pelatihan saat ini ada yang bekerja pada industri manufaktur di Jepang atau turut andil dalam membangun dan membesarkan industri kecil dan menengah,” tuturnya.

“Pelaksanaan pelatihan 3 in 1 yang pembukaannya dilaksanakan pada hari ini sangat spesial karena dilakukan secara serentak oleh tujuh Balai Diklat Industri dan diikuti oleh berbagai sektor industri dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia.Dan ini merupakan kali ketiga di tahun ini kita melaksanakan pembukaan pelatihan 3 in 1 secara serentak,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Eko SA Cahyanto, di Jakarta, Kamis (22/10).

BERITA REKOMENDASI