Pemerintah Asuransikan Barang Milik Negara

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah mulai mengasuransikan Barang Milik Negara (BMN). Sebagai tahap awal, pemerintah mengasuransikan gedung-gedung yang dimiliki Kementerian dan Lembaga (K/L) mulai September nanti.

Proyek pertama asuransi BMN ditujukan ke gedung-gedung milik Kementerian Keuangan. Direktur BMN Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu Encep Sudarwan mengatakan asuransi BMN sudah dapat dilakukan setelah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 97 Tahun 2019 tentang Pengasuransian BMN yang terbit akhir bulan lalu.

Dengan langkah ini, pemerintah ingin mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) jika nanti gedung-gedung tersebut rusak karena bencana. "Tentu semua kementerian dan lembaga akan ada asuransinya, tapi kami asuransikan gedung-gedung milik Kemenkeu dulu. Karena, relatif dekat dengan kami dan kami juga hafal dengan daftar asetnya," jelasnya.

Di dalam tahap awal ini, rencananya ada 1.862 gedung milik Kemenkeu yang akan diasuransikan. Nilai BMN yang diasuransikan sebesar Rp12 triliun. Namun, nilai ini masih perlu direvaluasi lagi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (*)

BERITA REKOMENDASI