Pemerintah Bakal Tutup Prodi Vokasi, Ini Kriterianya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah (Kemdikbud -red) akan menutup beberapa program studi (prodi) di pendidikan Vokasi yang tidak memiliki daya serap tinggi di dunia industri.

“Yang harus Kita sadari untuk menghidupkan prodi-prodi baru, Kita harus membaca kebutuhan industri, dan juga mengembangkan prodi yang berdaya serap tinggi namun kurang perhatian,” ujar Dirjen Pendidikan Vokasi (Diksi) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Wikan Sakarinto via daring Senin (13/7 2020)

Wikan Sakarinto mengatakan pihaknya menargetkan sekitar 90 persen institusi pendidikan vokasi nikah massal dengan industri pada 2020.
“Kami mengalokasikan anggaran Rp3,5 triliun untuk program “pernikahan massal” ini. Pendidikan vokasi harus “menikah” dengan dunia industri. Hubungannya harus menikah dan punya anak-anak serta cucu-cucunya,” ujar Wikan.

BERITA REKOMENDASI