Pemerintah Berharap Tak Ada Larangan Kunjungi Yerusalem

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah RI melalui Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan berharap Israel tidak melarang warga negara Indonesia mengunjungi Yerusalem. Pernyataan itu disampaikan  menanggapi isu yang menyebut warga berpaspor Indonesia tidak lagi diperbolehkan memasuki kota tersebut.

Hingga kini, belum ada pernyataan publik yang disampaikan oleh pihak Israel terkait hal ini. Yerusalem adalah kota suci bagi umat Yahudi, Kristiani dan Muslim. Indonesia secara resmi mengakui Kristen dan Islam sebagai agama nasional.

"Selaku Menag ini kaitannya dengan peribadatan ya. Banyak umat beragama yang harus mengunjungi Yerusalem. Kalau kota suci itu milik bersama sebenarnya," kata Lukman.

Lukman menegaskan Yerusalem adalah kota suci bagi Islam, agama yang dipeluk mayoritas warga Indonesia. Ia mengatakan banyak umat Muslim yang mengunjungi Baitul Maqdis di kota tersebut.

Meski belum bisa mengonfirmasi kebenaran larangan tersebut, ia berharap Israel memahami benar Yerusalem merupakan kota suci bagi penduduk dunia. (*)

BERITA REKOMENDASI