Pemerintah Didesak Panggil Produsen Mie ‘Bikini’

JAKARTA (KRjogja.com) – Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta pemerintah memanggil produsen mie instan bermerek Bihun Kekinian (Bikini). Pasalnya, gambar di produk makanan tersebut berbau pornografi. Ia khawatir, kemasan produk tersebut dapat menimbulkan salah persepsi di masyarakat.

"Hampir semua orang menyenangi mie instan, terutama anak-anak. Kemasan seperti itu tentu sangat tidak mendidik," kata Saleh dalam keterangnnya, Jumat (5/8/2016).

Dalam konteks perlindungan sosial, pemerintah seharusnya peka terhadap masalah seperti ini. Apalagi, kata Saleh, isu ini telah mencuat di media sosial. Bahkan, sebagian netizen telah menyampaikan kegelisahannya.

"Dalam menindaklanjuti masalah ini, pemerintah perlu perlu mempertanyakan motif penggunaan gambar seperti itu. Kalau alasannya untuk menarik perhatian, tentu cara itu tidak tepat. Masih banyak gambar lain yang bisa menarik perhatian orang lain tanpa melanggar norma adat dan kesusilaan," kata Saleh.

Sebelumnya, di media sosial heboh mie instan bermerek Bihun Kekinian (Bikini). Produk tersebut meresahkan masyarakat lantaran di kemasannya menampilkan gambar berbau pornografi.(*)

 

BERITA REKOMENDASI