Pemerintah Diminta Putuskan Hubungan Dagang Myanmar

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah Indonesia diminta untuk memutuskan hubungan dagang dengan Myanmar. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes atas tindakan negara tersebut yang dinilai bentuk kejahatan kemanusiaan terhadap etinis Rohingya.

Anggota Komisi VI DPR RI dari fraksi PAN Teguh Juwarno menjelaskan, pemutusan hubungan dagang perlu dilakukan melihat tindakan pemerintah Myanmar yang melewati batas kemanusiaan. Pasalnya, ratusan orang etnis Rohingya tewas dalam bentrokan dengan milter negera tersebut.

"Kalau ini dibiarkan kita bisa kena getahnya, hubungan dagang menurut saya bisa diputus sebagai bentuk penolakan atas tindakan mereka," kata Teguh.

Teguh menuturkan, angka perdagangan antara Indonesia dengan Myanmar saat ini tidak terlalu signifikan. Dengan demikian, pemutusan hubungan dagang juga dinilai tidak akan terlalu berdampak bagi laju perekonomian di Tanah Air. Teguh pun mengaku akan mengusulkan wacana embargo tersebut kepada Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. (*)

BERITA REKOMENDASI