Pemerintah Gandeng UNICEF untuk Pengadaan Vaksin Corona

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah Indonesia menggandeng Badan PBB untuk Anak-anak (UNICEF) guna bekerja sama dalam pengadaan vaksin virus corona (Covid-19) di Nusantara.

“UNICEF dan dan mitranya berkomitmen terhadap negara-negara yang telah bergabung dalam COVAX (Covid-19 Vaccine Global Access) facility, termasuk Indonesia untuk mengadakan dan memberikan vaksin Covid-19 yang aman dan efektif secara cepat dan dalam skala besar,” kata Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Terawan menerangkan penandatanganan MoU antara bidang kesehatan dengan UNICEF pada hari ini merupakan kesepakatan pembaharuan yang telah ditandatangani kedua belah pihak sejak 2004 silam.

Mantan Dirut RSPAD Gatot Subroto itu juga menerankan saat ini Pemerintah Indonesia sedang mengupayakan akses atas vaksin covid-19 melalui berbagai skema termasuk potensi untuk memperolehnya melalui COVAX, yang juga dipimpin aliansi vaksin global (GAVI), Koalisi untuk inovasi kesiapsiagaan epidemi (CEPI), dan badan kesehatan dunia (WHO).

Selain itu, melalui rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen pada Kamis (27/8) lalu, Terawan juga mengaku telah menyiapkan anggaran sebesar Rp3,8 triliun untuk pembayaran uang muka vaksin yang dikembangkan melalui COVAX.

Kini, Terawan mengharapkan UNICEF yang memiliki peran global itu bisa memastikan setiap negara, termasuk Indonesia, memiliki akses yang aman cepat dan merata terhadap vaksin Covid-19. “Semoga upaya kita bersama dalam memerangi covid-19 ini dapat segera mengakhiri pandemi ini dan mengembalikan kesehatan bangsa dan masyarakat Indonesia seperti sediakala,” kata dia. (*)

BERITA REKOMENDASI