Pemerintah Janji Sejahterakan Guru

Editor: Agus Sigit

JAKARTA , KRJOGJA.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, Pemerintah berjanji akan terus memperhatikan kesejahteraan guru. Karena itu tidak boleh ada kekosongan guru.

”Pemerintah Daerah (Pemda), selaraskan mutasi guru dengan Pemerintah Pusat, sehingga tidak terjadi kekosongan guru,” ujar Wapres dalam Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Jakarta, Jumat (21/2).

Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi berharap Konferensi Kerja Nasional PGRI kali ini dapat memperkuat soliditas organisasi dan solidaritas antarguru dalam memperjuangkan aspirasi seluruh tenaga pendidik. ”Kami berharap rekomendasi hasil Konkernas dapat dijadikan pertimbangan dalam kebijakan pendidikan di pusat maupun di daerah,” kata Unifah.

Hadir pada pembukaan Konkernas PGRI ini Ketua Dewan Pembina PGRI Jusuf Kalla serta Ketua MPR Bambang Soesatyo. Wapres menyatakan, Pemerintah menyadari peran strategis guru dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Dengan demikian, kesejahteraan guru pun menjadi yang utama agar SDM Indonesia menjadi SDM yang unggul.

Selain itu, Pemerintah terus berupaya meningkatkan target untuk para guru agar memperoleh sertifikasi profesi. Termasuk meningkatkan jumlah gurunya. ”Mulai tahun 2018, Pemerintah juga melakukan rekrutmen guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk memenuhi kekurangan jumlah guru,” kata Wapres

BERITA TERKAIT