Pemerintah Optimalkan Tiga Pilar Peningkatan Kompetensi SDM

LOMBOK TIMUR, KRJOGJA.com – Indonesia tengah memasuki era revolusi industri 4.0 dimana ada beberapa jenis pekerjaan lama yang hilang dan beberapa jenis pekerjaan baru yang muncul sehingga pemerintah terus mengoptimalkan tiga pilar percepatan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

"Tiga pilar itu mengacu pada penyiapan SDM yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri baik dari segi kualitas maupun kuantitas, program Reorientasi, Revitalisasi, dan Rebranding Balai Latihan Kerja (3R BLK), dan program pemagangan berbasis jabatan tertentu di dunia industri," kata Menaker M Hanif Dhakiri di Lombok Timur, Sabtu (24/3/2018).

Lebih jauh Menaker dalam sambutannya yang dibacakan Karo Humas Kemnaker Sahat Sinurat dalam acara Press Tour mengungkapkan, ketiga komponen tersebut menjadi dasar bagi seluruh pemangku kepentingan, agar pembangunan SDM kompeten ini sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan ekonomi.

Sahat menambahkan, dalam hal peningkatan kompetensi SDM, Kemnaker telah melakukan penguatan akses pelatihan kerja di BLK. Program tersebut telah berjalan dengan baik terutama di Balai latihan kerja di bawah naungan Kemnaker RI.

Khusus untuk program 3R BLK, lanjutnya, sudah terimplementasikan pada lima BLK yakni BBPLK Bandung untuk kejuruan unggulan manufaktur dan otomotif, BBPLK Serang untuk program unggulan welding (pengelasan) dan listrik, BBPLK Bekasiuntuk program unggulan elektronika dan teknologi dan informasi, BBPLK Semarang untuk program unggulan fashion technology dan administrasi bisnis dan manajemen, serta BBPLK Medan untuk program unggulan bangunan dan pariwisata.

"Selain di BLK, untuk program pemangan sendiri sebagai salah satu program unggulan Kemnaker, sudah memiliki kurikulum dan silabus yang mengacu pada standar Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia (KKNI), baik standar khusus atau standar Internasional," pungkas Sahat. (Ful)

BERITA REKOMENDASI