Pemerintah Tambah Dana PEN

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah menambah dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) dari Rp 699,43 triliun menjadi Rp 744,75 triliun.

“Untuk penanganan kesehatan dan perlindungan masyarakat, pemerintah menambah alokasi PEN dari Rp 699,43 triliun menjadi Rp 744,75 triliun,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Sabtu (17/06/2021).

Dikatakan adapun sektoryang mengalami penambahan dana yakni jadi total anggaran untuk kesehatan akan mencapai 214,95 triliun sari Rp 193,93 triliun. Untuk perlindungan sosial akan naik dari Rp 153,8 triliun menjadi Rp 187,84 triliun. Untuk tambahan bagi bantuan sosial kesehatan yang kemarin sudah naik dari Rpb172 triliun ke Rp193 , 93 triliun sekarang akan naik lagi menjadi Rp 204, 95 triliun.

Uuntuk dukungan UKM UMKM untuk insentif usaha Rp 62,8 triliun. Untuk UMKM dan korporasi sedikit turun menjadi Rp 161 20 triliun karena lebih pada kredit untuk penjaminan kredit modal kerja tapi bukan tadi yang pemberian bantuan tunai dan program lintas lainnya masih tetap di Rp117,9 triliun. “Jadi dana PEN dan penanganan covid naik dari Rp 699, 43 triliun menjadi Rp 744,75 triliun,” tegasnya.

Dengan adanya tambahan dana Rp 55,21 triliun, untuk itu akan melakukan refocusing lagi untuk terus apa meneliti dan menyisir anggaran-anggaran baik di Kementerian lembaga maupun daerah supaya semuanya ditujukan prioritasnya sekarang adalah membantu rakyat menangani konflik dan untuk membantu agar dunia usaha bisa pulih kembali. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI