Pemerintah Telah Penuhi Tuntutan Warga Papua

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menko Polhukam Wiranto mengatakan pemerintah telah memenuhi tuntutan gubernur serta masyarakat Papua dan Papua Barat untuk menindak pelaku rasisme. Dia mengklaim penindakan itu telah dilakukan sebelum ada permintaan.

"Agar pemerintah segera menyelesaikan yang berkaitan dengan penyataan rasis. Ini sudah dilakukan," ujar Wiranto.

Wiranto telah menerima laporan penanganan hukum yang dilakukan kepolisian terkait tindakan rasisme terhadap warga Papua di Surabaya dan Malang beberapa waktu lalu. Dalam laporan yang diterima, ia menyampaikan lima anggota TNI dari Kodam V Brawijaya, termasuk Danramil Tambaksari Mayor Inf Irianto telah diskorsing.

Ia menyebut skorsing terhadap lima personel TNI itu dilakukan dalam rangka mempermudah proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian. "Kemudian dari hasil penyelidikan, Danrami dan satu Babinsa telah lanjut ke tahap selanjutnya penyidikan atas dugaan melakukan tindakan yang merugikan disiplin TNI. Sedangkan tiga lainnya diperiksa sebagai saksi," ujarnya.

Adapun dari kalangan sipil, mantan Panglima ABRI ini menyebut dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya disangka melakukan tindak pidana yang diatur dalam UU ITE. Adapun di Papua dan Papua Barat, ia menyampaikan pemerintah juga telah mengambil langkah tegas untuk menindak pelaku yang melakukan pengerusakan hingga pembakaran fasilitas negara dan umum.

Wiranto membeberkan kepolisian telah menetapkan 28 orang sebagai tersangka kerusuhan di Jayapura, 10 tersangka di Manokwari, 7 tersangka di Sorong, dan 1 tersangka di Fakfak. "Artinya, permintaan dari Gubernur agar pemerintah menyelesaikan kasus hukum telah dilakukan dan sedang berlanjut," ujar Wiranto. (*)

BERITA REKOMENDASI