Pemuda Muhammadiyah Dukung TNI Berantas Terorisme

JAKARTA, KRJOGJA.com – Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyetujui bila TNI dilibatkan dalam memberantas aktivitas terorisme di Indonesia. Pandangan itu didasarkan pada tugas pokok TNI yakni menjaga kedaulatan, ancaman, dan gangguan negara.

"Dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 disebutkan tugas pokok TNI itu pada prinsipnya ada tiga, pertama menegakkan kedaulatan negara, kedua mempertahankan keutuhan wilayah, dan ketiga melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan," kata Dahnil, Selasa (30/5/2017).

Menurut Dahnil, tugas pokok tersebut dilaksanakan melalui operasi militer untuk perang (OMP) dan operasi militer selain perang (OMSP). Dalam OMSP, salah satu tugas TNI adalah mengatasi aksi terorisme.

"Saya kira kasus-kasus terorisme yang meningkat saat ini bisa diminimalisasi dengan merevitalisasi peran TNI," lanjut Danhil.

Terkait dengan kekhawatiran banyak pihak akan potensi pelanggaran HAM apabila TNI terlibat, Dahnil menuturkan, salah satu institusi yang sukses secara perlahan melakukan reformasi adalah TNI. Atas dasar itulah, Dahnil meyakini TNI pasti akan mengambil pelajaran dari berbagai kasus di masa lalu. (*)

BERITA REKOMENDASI