Penataran P4 Bakal Dihidupkan Lagi, Mahfud MD: Kata Siapa?

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md membantah penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) akan dihidupkan lagi dengan format yang baru.

“Itu informasi geblek. Enggak ada yang bilang mau hidupkan Penataran P4,” kata Mahfud, Kamis (20/2/2020) malam.

Menurut dia, itu pertanyaan yang dilontarkan awak media kepadanya.

“Wartawan bertanya apa tidak ada penataran seperti P4? Saya bilang ada penataran ideologi, bukan penataran P4. Karena P4 itu sudah enggak bisa dihidupkan lagi,” ucap Mahfud.

Menurut dia, yang menyampaikan akan menghidupkan lagi, adalah hal omong kosong.

“Jadi enggak akan ada Penataran P4. Itu omong kosong. Hanya judul berita, enggak ada isinya. Itu pertanyaan wartawan,” pungkas Mahfud Md.

Sementara itu Staf Biro Penelitian, Pemantauan, dan Dokumentasi Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Rivanlee Anandar menjelaskan, banyak tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila justru terjadi karena ada peran negara di dalamnya.

Aparat hukum yang tidak tegas hingga peraturan-peraturan yang merestui sikap intoleran.

“Persoalan yang terjadi, yang bertentangan dengan Pancasila, seperti pembatasan pada kebebasan berkumpul atau pembatasan berkeyakinan dan beribadah itu karena lemahnya penegakan hukum,” katanya saat dihubungi.

Selain itu, kata dia, meski pemerintah mengemas penataran P4 ini secara kekinian mungkin, hal ini tidak mudah untuk menyasar masyarakat.

“Sekarang akses informasi mudah didapat. Kalau dikembalikan ke satu jalur saja lewat indoktrinasi P4 itu akan membuat masyarakat homogen dan seolah negara mau coba mengatur sedemikian rupa warganya,” kata Rivanlee.(*)

BERITA TERKAIT