Pencalonan Gibran Terganjal Syarat Internal

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan, nasib Gibran Rakabuming Raka yang maju dalam pemilihan wali kota Solo bergantung pada keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri. 

Pencalonan Gibran sebelumnya menuai kritik lantaran dalam aturan internal PDIP, terdapat syarat minimal tiga tahun sebagai kader untuk maju sebagai kepala daerah. Sementara putra sulung Presiden Joko Widodo itu diketahui baru mendaftar sebagai kader PDIP pada September lalu. 

"Ibu ketua umum, ibu Megawati Sukarnoputri, memiliki hak dalam menetapkan pimpinan daerah yang diusung sebagai calon kepala daerah karena berkaitan dengan agenda strategis partai," ujar Hasto. 

Hasto mengatakan, dalam proses pencalonan kepala daerah, PDIP memang melakukan dua cara yakni penjaringan internal maupun pemetaan politik. Untuk syarat minimal tiga tahun sebagai kader diakui Hasto merupakan upaya penjaringan internal kader. Sementara untuk mengusung siapa yang maju harus melihat pemetaan politik.

"Jadi kita juga harus melihat apa yang menjadi harapan rakyat, melihat peta politik, melihat bagaimana ke depan," katanya. 

Menurut Hasto, cara ini menjadi komitmen PDIP dalam menyiapkan pemimpin muda. Selain itu, cara ini pula yang dilakukan PDIP terhadap Jokowi. 

"Karena itu peraturan harus dilihat secara komprehensif. Di luar itu, demokrasi yang dianut PDIP adalah demokrasi perjuangan, demokrasi pancasila, demokrasi yang dipimpin oleh ideologi," ucapnya. (*)

BERITA REKOMENDASI