Pencarian Korban Hilang KM Sinar Bangun Dilakukan 10 Hari

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kabag Pensat Divisi Humas Mabes Polri, AKBP Yusri Yunus memperkirakan pencarian korban hilang insiden kecelakaan Kapal Motor (KM) Sinar Bangun akan diperpanjang menjadi 10 hari. Adapun, estimasi awal pencarian korban hanya selama seminggu.

"(Estimasi awal) 7 hari pencarian, tambahan 3 hari kalau diperlukan jadi total sekitar 10 hari," kata Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Rabu (20/6/2018).

BACA JUGA :

Kapal Penumpang Tenggelam di Danau Toba, 1 Tewas

Kedatangan Ibu Negara Angkat Pamor Danau Toba

Sejauh ini, tim gabungan mendapatkan informasi dari pihak keluarga bahwa ada 178 orang masih hilang dalam peristiwa kecelakaan KM Sinar Bangun. Tim gabungan pun masih terus melakukan upaya pencarian. "178 (orang yang hilang) berdasarkan pengakuan keluarga yang melaporkan," terang Yusri.

Yusri mengaku tim gabungan kesulitan dalam memperoleh jumlah pasti penumpang KM Sinar Bangun. Sebab, sistem operasional KM Sinar Bangun tidak me‎nggunakan manifes.

Sekadar diketahui, Kapal Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Simalungun, Sumut, pada Senin (18/6/2018). Akibat peristiwa itu, 3 penumpang tewas, 18 selamat, dan sekira ratusan orang masih hilang. (*)

BERITA REKOMENDASI