Penduduk Miskin Diprediksi Naik 3,78 Juta

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut jumlah penduduk miskin akan bertambah karena pandemi virus corona. Dalam skenario terberat, bahkan penduduk miskin bertambah 3,78 juta.

“Angka kemiskinan kita mungkin akan meningkat, dalam skenario berat bisa naik tambahan 1,1 juta orang atau dalam skenario lebih berat kita akan menghadapi tambahan kemiskinan 3,78 juta orang,” ujar Ani, sapaan akrabnya.

Peningkatan jumlah penduduk miskin disebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi. Ia memprediksi pertumbuhan ekonomi dalam skenario paling berat bisa minus 0,4 persen. Adapun, skenario terberat diperkirakan pada kuartal kedua dengan laju ekonomi minus 2,6 persen. “Ini pasti akan menyebabkan pengaruh ke dampak sosial dan pembangunan kita,” kata Ani.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan pada September 2019 mencapai 9,22 persen. Angka ini turun 0,19 persen poin dari posisi Maret 2019, dan turun 0,44 persen poin dari September 2018. Sementara itu, jumlah penduduk miskin tercatat 24,79 juta orang pada September 2019.

Tak hanya mengerek jumlah penduduk miskin, virus corona juga akan mengerek angka pengangguran. Dalam skenario berat, jumlah pengangguran bertambah 5,2 juta orang. (*)

BERITA REKOMENDASI