Penerima Subsidi Listrik Ditambah 2,44 Juta Pelanggan

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah menambah jumlah penerima subsidi listrik sebanyak 2,44 juta pelanggan. Kementerian ESDM menugaskan PLN untuk mengubah tarif pelanggan listrik tersebut menjadi tarif subsidi ‎mulai 1 Juli 2017. Selain itu, PLN juga diminta mengembalikan kelebihan tarif yang telah dibayarkan pelanggan tersebut mulai rekening bulan Januari 2017 sampai Juni 2017.

Seperti diketahui, pemerintah memberlakukan subsidi listrik tepat sasaran mulai 1 Januari 2017. Penerima subsidi listrik tersebut adalah kategori rumah tangga tidak mampu yang menggunakan listrik 450 VA.

Selain itu, sebanyak 4,1 juta pelanggan listrik 900 VA juga dinyatakan berhak mendapatkan subsidi listrik karena tergolong rumah tangga tidak mampu. Sementara 19 juta pelanggan 900 VA lainnya, dinyatakan tergolong masyarakat mampu sehingga tidak lagi mendapatkan subsidi. Angka tersebut merupakan hasil verifikasi Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengatakan, saat ini pemerintah telah melakukan pemadanan data terpadu pelanggan listrik. Berdasarkan pemadanan data tersebut, ditemukan 2,44 juta pelanggan yang ternyata masuk golongan tidak mampu.  "Jadi dari 19 juta pelanggan yang sebelumnya dicabut subsidinya, setelah diverifikasi kembali ternyata berhak mendapatkan subsidi," ujarnya. (*)

BERITA REKOMENDASI