Pengelolaan Keuangan TNI Harus Transparan

JAKARTA (KRjogja.com) – Satuan kerja di jajaran TNI dituntut untuk mampu meningkatkan dalam pengelolaan keuangan, yang dimulai dari perencanaan, penggunaan anggaran dan pelaporan keuangan dapat dilaksanakan secara benar, transparan dan akuntabel. 

Demikian dikatakan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A, pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Keuangan (RAKORNISKU) Unit Organisasi (UO) Mabes TNI TA. 2016 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (24/11/2016). Rakornis yang mengusung tema : “Melalui Rakornisku UO Mabes TNI, Kita Tingkatkan Profesionalisme Pengelolaan Keuangan Negara Guna Mewujudkan Laporan Keuangan Yang Berkualitas” diikuti oleh 164 peserta dari Mabes TNI, TNI AD, TNI AL dan  TNI AU.

Menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan dalam rangka mewujudkan pengelolaan keuangan di lingkungan Mabes TNI yang transparan dan akuntabel, ada beberapa perhatian yang dapat dilaksanakan oleh para pejabat personel keuangan. “Pahami tugas dan tanggung jawab, adakan koordinasi aktif antar para pejabat perbendaharaan dan antara Satuan Kerja Mabes TNI dengan BPK serta selalu mengikuti perkembangan terkini terkait regulasi pengelolaan keuangan negara,” kata Kasum TNI.

Kasum TNI menyampaikan dalam rangka mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan berkualitas perlu adanya sosialisasi peraturan Kemenkeu di lingkungan Mabes TNI dan penyamaan persepsi visi misi para pejabat perbendaharaan. 

"Upaya yang dilakukan yaitu melaksanakan sosialiasi peraturan terkait pengelolaan keuangan negara yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan selaku single financial officer  dan penyamaan persepsi visi misi para pejabat perbendaharaan negara di lingkungan  Mabes TNI baik dari unsur perencanaan, keuangan maupung logistik," tutur Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan. (*)

BERITA REKOMENDASI