Pengembangan Mudura, Khofifah Ungkapkan Butuh Rp 1,6 Triliun

Editor: Ivan Aditya

SURABAYA, KRJOGJA.com – Bakal calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membeberkan rincian anggaran yang diperlukan untuk pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan infrastruktur di Pulau Madura.

Menurut Khofifah, Pulau Madura tidak cukup kalau hanya dialokasikan Rp 1 triliun, tapi masyarakat Madura membutuhkan minimal Rp 1,6 triliun. "Jadi kalau ada yang menyampaikan di Madura akan disiapkan anggaran dari APBD Rp 1 triliun itu sebetulnya kekecilan. Hitungan saya, Madura membutuhkan minimal Rp 1,6 triliun," tutur Khofifah.

Saat ditanya mengenai rincian Rp 1,6 triliun itu, Khofifah menjawab bahwa dari 29,6 triliun APBD Jatim untuk gaji pegawai mencapai Rp 6,45 triliun atau hampir Rp 6,5 triliun. Selebihnya hibah Rp 7,5 triliun, kemudian Rp 5,4 triliun terkait dengan bagi hasil. Sisanya Rp 9,3 triliun untuk berbagai pemerataan program di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

"Artinya, kalau masyarakat Jatim memberikan amanat, mandat dan dukungan kepada pasangan Khofifah-Emil, insyallah yang terkait dengan beasiswa guru madrasah diniyah, terkait dengan rekomendasi pesantren di Madura yang ingin menambahkan pendidikan vokasi, kita sudah pada proses melakukan hitung-hitungan tidak sekadar perencanaan," katanya.

Tak hanya terkait beasiswa dan pendidikan vokasi, kepedulian juga ditunjukkan pasangan Khofifah-Emil untuk hafidz-hafidzoh dari 2.500 yang saat ini mendapat insentif dari Pemprov Jatim akan ditambah minimal menjadi 10 ribu. (*)

BERITA REKOMENDASI