Pengungsi di Kalukubula Terserang Batuk dan Diare

Editor: Ivan Aditya

WAJAH-WAJAH cerah terpancar dari wajah para korban gempa di Dusun 1 RT 4 Desa Kalukubula Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi saat Tim Dompet 'KR' tiba, Sabtu (03/11/2018). Sebab bantuan pembaca KR yang dibawa berupa barang-barang yang mereka butuhkan sast ini, yaitu bahan pangan.

"Terimakasih atas bantuannya dan semoga berkah," kata Angga Dermawan, pimpinan posko pengungsi di dusun tersebut.

Pada kesempatan ini Direktur Produksi KR Baskoro Jati Prabowo menyerahkan bantuan berupa beras 275 kg, gula pasir 50 kg, minyak goreng 24 liter dan satu kardus teh celup.  "Dapur umum ini mensuplai keubutuhan konsumsi para korban gempa di sekitar sini," jelasnya.

Setelah lebih dari sebulan tinggal di pengungsian, tentu muncul sejumlah problema, antara lain menyangkut penyakit, misalnya batuk batuk dan diare. Apalagi suhu udara di Palu cukup panas. Kalau slang mencapai 33 derajat celcius dengan feel mencapai 37 derajat celcius.

"Kalau malam dingin karena di tenda," kata Angga sambil menambahkan beberapa warga sudah dibawa ke Puskesmas.

Dimas Oka yang rumahnya roboh menambahkan, mayoritas rumah memang rusak berat. Meski ada yang dari luar tampak bagus, tetapi sudah tidak aman untuk dihuni. "Waktu rumah roboh keponakan saya tertimbun reruntuhan, Alhamdulillah selamat, bahkan lecetpun tidak, " jelasnya.

Sementara itu Masjid Ar-Royan yang juga menjadi  tempat kegiatan Taman Pengajian Murbai, mengalami retak-retak lantainya.  Karena itu perlu direnovasi. (Fie)

BERITA REKOMENDASI