Pengungsi Syiah Tak Bisa Rayakan Idul Adha di Sampang

Editor: Ivan Aditya

SIDOARJO (KRjogja.com) – Pengungsi Syiah pimpinan Tajul Muluk yang masih tinggal di Rusunawa Puspa Agro, Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo dipastikan tidak bisa pulang kampung ke Sampang Madura untuk merayakan Idul Adha. Hal itu lantaran masyarakat di dua Desa, yakni Desa Karang Gayam Kecamatan Omben dan Desa Blu’uran Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang belum mau menerima kepulangan pengungsi Syiah itu.

"Pemkab sudah memberitahu kami, ya kami mau bagaimana lagi, daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kami manut saja," kata Tajul Muluk.

Sebelumnya tim yang terdiri dari Bakesbangpol, Dispendukcapil, Kepolisian, TNI, mendatangi pengikut Tajul Muluk di Sidoarjo. Kedatangan tim dalam rangka pemutakhiran e-KTP. Langkah itu dilakukan, agar para pengikut Tajul muluk tidak perlu ke Sampang untuk mengurus admintrasi kependudukannya. (*)

BERITA REKOMENDASI