Perangkat Desa Harus Jadi Contoh Positif CPNS

TANJUNGSELOR, KRJOGJA.com – Menteri Pendayagunan Apratur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mengajak para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya di Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk dapat memberi contoh positif bagi Calon Pegawai Negeri (CPNS). 

Seorang CPNS bukan tidak mungkin mengikuti segala perilaku dan perbuatan dari lingkungan kerja dimana dia akan ditempatkan, untuk itu sebagai pimpinan, para kepala dinas diminta untuk memberi contoh yang baik.

“Para kepala OPD harus menjadi suri tauladan bagi teman teman CPNS, selain itu para senior pun harus memberikan pembelajaran yang bernilai positif, harus menularkan budaya semangat bekerja dan melayani,” ujar Menteri Asman dalam acara pembukaan latihan dasar dan penyerahan SK pengangkatan CPNS Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017, di Kantor Gubernur Kaltara, Senin (19/03/2014). 

Disampaikan bahwa para CPNS yang belum mengerti tentang tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat, harus dilakukan pembimbingan dan pengajaran dari para senior dilingkungan kerjanya. Sebagai rekan kerja para senior harus mendorong CPNS agar dapat bekerja secara profesional serta menciptakan terobosan dan inovasi dalam tugas dan fungsinya.

"Jika contoh positif yang dapat diberikan oleh Kepala OPD dengan datang kekantor tepat waktu, dan harus tau apa yang akan dikerjakan pada hari itu. Para ASN dapat memberi contoh para CPNS dengan datang tepat waktu kemudian tahu apa yang harus dikerjakan sebagai aparatur negara. Jangan sampai datang tepat waktu karena takut ditegur oleh atasan atau takut dipotong tunjangan," ungkap Menpan-RB.

Menpan-RB berpesan agar pelatihan yang diselenggarakan bagi para CPNS harus tepat sasaran dan benar, karena generasi saat ini yang disebut jaman now memerlukan cara yang kekinian juga dalam menerapkan pelatihan. 

Pelatihan dasar yang diberikan tidak boleh menggunakan metode lama, karena dunia sudah berubah dan para CPNS harus dapat menguasai teknologi informasi dengan tujuan dapat bersaing dan tidak kalah dengan aparatur di negara lain.

Sementata itu Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengatakan latihan dasar yang akan diselenggarakan pada 26 Maret mendatang, akan dilaksanakan selama 113 hari kerja dengan 1.141 jam pelajaran. Untuk lokasi latsar yang digunakan oleh 423 CPNS berada di Bulungan, Nunukan dan Malinau dengan sistem on dan off campus.Salah satu materi yang akan diberikan adalah bela negara sebagai upaya membentuk karakter CPNS. (Ati)

BERITA REKOMENDASI