Perempuan Kepala Keluarga jadi Penerima BLT Terbanyak di Jawa

Hasil penelahaan data yang dilakukan Kemendes PDTT ditemukan fakta yang cukup menarik yaitu angka Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) cukup tinggi. Hal ini seharusnya telah menjadi perhatian lama. Untuk itu, Kemendes PDTT memberi perhatian khusus terhadap Perempuan Kepala Keluarga ini yang jumlahnya capai angka 2 jutaan itu.

“Untuk itu, kita berikan perhatian khusus dan ada beberapa hal yang akan kita lakukan untuk pendampingan makanya pendataan dilakukan agak mendetail,” kata Gus Menteri, sapaan akrabnya.

Misalnya, dari angka PEKKA yang menerima BLT Dana Desa sebesar 2.341.750, terbanyak ada di Pulau Jawa mencapai 52 persen atau setara 1.220.119 orang.

Langkah pendampingan yang sudah dilakukan pertama, Kemendes sudah lakukan komunikasi dengan Tokoh masyarakat di desa, termasuk aparatur agar menempatkan PEKKA ini secara proporsional menjadi bagian proses pembangunan di desa.

Salah satunya misalnya, PEKKA itu diwakili dalam setiap Musyawarah Desa (Musdes). Kedua, juga diberikan afirmasi dengan pemanfaatan prioritas dalam proses kegiatan pembangunan desa.

“Kita perlu memberikan apresiasi khusus kepada PEKKA karena mereka adalah Tokoh yang hebat dengan kemampuan yang luar biasa,” kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur.

Gus Menteri mencontohkan, Tokoh Nasional yang dibesarkan oleh PEKKA seperti mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang telah ditinggalkan ayahnya sejak masih sangat kecil. Gus Menteri sendiri dibesarkan oleh seorang PEKKA.

Kemendes PDTT juga memberikan perhatian kepada Petani dan Buruh Tani penerima BKT Dana Desa yang berjumlah 6.602.190 keluarga atau setara 88 persen.

Persebaran petani dan buruh tani penerima BLT Dana Desa terbanyak di Jawa Timur sebesar 1.133.617 KPM, Jawa Barat 771.127 KPM, Sumatera Selatan 614.578 KPM dan Sumatera Utara 513.163 KPM.

Sebelumnya, Gus Menteri juga memaparkan soal Protokol New Normal Desa.(ati)

BERITA REKOMENDASI