Perguruan Tinggi Bisa Pakai Teknologi dalam Pembelajaran

JAKARTA (KR)- Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidian dan Kebudayaan Nizam dalam kegiatan “Capaian Kinerja, Anugerah Dikti Tahun 2020 serta Proyeksi Kinerja Tahun 2021” secara daring menjelaskan Perguruan tinggi kita 100 persen dapat beradaptasi menggunakan teknologi dalam pembelajaran.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Nizam yang hadir langsung di auditorium Universitas Gunadarma dalam sambutannya mengatakan kinerja pendidikan tinggi pada 2020 berada dalam keadaan yang tidak pernah terpikir sebelumnya, di mana tantangan dan perubahan datang sangat cepat, situasi tak pasti, atau yang biasa disebut dengan era _volatility, uncertainty, complexity dan ambiguity_ (VUCA), dan insan dikti dituntut mampu beradaptasi menggunakan kreativitas dan inovasi dalam waktu amat pendek. Terutama adaptasi dalam pemanfaatan teknologi.

“Saya bisa sampaikan, 100% perguruan tinggi kita dapat beradaptasi menggunakan teknologi dalam pembelajaran, hanya dalam waktu satu bulan setelah Mas Menteri mengeluarkan surat edaran. Survei awal kami menunjukkan 98% perguruan tinggi menggunakan teknologi untuk Belajar Dari Rumah (BDR), tentu dengan berbagai macam kekurangan dan persiapan yang belum sempurna. Tapi, dengan semangat adaptasi tinggi dan gotong royong luar biasa dari dosen, mahasiswa, dan kesungguhan pimpinan perguruan tinggi, maka pembelajaran bisa terus berlangsung hingga hari ini,” tutur Dirjen Nizam.

BERITA REKOMENDASI