Perhimpunan Advokat Pecat Fredrich, DKD Peradi Tunggu Banding

JAKARTA, KRJOGJA.com – Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dengan tegas memecat mantan pengacara terpidana kasus korupsi KTP elektronik (KTP-El) Setya Novanto, yakni Fredrich Yunadi.

Wakil Sekjen Peradi, Rivai Kusumanegara, mengatakan, Fredrich diberikan waktu untuk mengajukan banding jika keberatan dengan keputusan Dewan Kehormatan Daerah (DKD) Peradi tersebut.

“Tepatnya diberhentikan secara tetap oleh DKD, tapi yang bersangkutan masih memiliki hak untuk mengajukan banding dalam waktu 21 hari,” kata Rivai dalam keterangannya, Minggu (4/2/2018).

Peradi, kata Rivai, memutuskan bahwa Fredrich terbukti melanggar Kode Etik Advokat Indonesia (KEAI). Namun, kata dia, pelanggaran yang dilakukan Fredrich bukan terkait kasus dugaan perintangan penyidikan di KPK.

“Betul (pelanggaran etik), tapi tidak ada kaitannya dengan obstruction of justice,” ungkapnya.

Menurut Rivai, putusan pemecatan ini dibacakan dalam sidang pembacaan putusan DKD Peradi Jakarta pada Jumat (2/2/2018), kemarin. (*)

 

BERITA REKOMENDASI