Pernyataan Haris dapat Dijadikan Bahan Evaluasi

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA (KRjogja.com) – Pernyataan koordinator Kontras, Haris Azhar mengenai adanya keterlibatan aparat dalam jaringan bisnis narkoba hendaknya disikapi aparat dengan baik. Pernyataan yang bersumber dari curhatan Freddy Budiman kepada Haris saat berkunjung ke Nusakambangan pada 2004 harusnya jadi momentum bersih-bersih Polri, TNI, dan BNN dari oknum-oknum yang mau bekerjasama dengan narkoba.

Aktivis yang juga pendiri Lingkar Madani, Ray Rangkuti menuturkan dalam menyikapi laporan ini hendaknya aparat tidak resisten. Dia pun menyayangkan, sikap Polisi yang malah mempertanyakan motif Haris Azhar menyebarkan cerita tersebut.

"Harusnya tidak berdebat motif tapi laporan itu benar apa tidak? Dan kalau tidak benar bisa dilakukan proses hukum kan, bukan malah belum apa-apa sudah ditanyakan motifnya," kata Ray, Selasa (02/08/2016).

Ray memberi contoh saat MA dilanda korupsi Akil Mohtar atau KPK diterpa isu bocornya sprindik, dua lembaga ini lebih memilih melakukan evaluasi ke dalam ketimbang menyalahkan pihak luar. Aparat pun diharapkan bisa melakukan hal itu.

Tokoh Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), Jerry Sumampouw menuturkan, eksekusi mati tahap ke III ini jadi menarik karena diselingi dengan pengakuan Freddy yang menegaskan adanya problem dalam penegakan hukum di Indoensia. Ini menjadi rumit karena sumber utama sudah ditembak. (*)

BERITA REKOMENDASI