Pernyataan Ketua GP Nasor Dapat Banyak Didukung Nitizen

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pernyataan Ketua GP Ansor Luqman Hakim terkait penetapan Ferdinand Hutahaean menjadi tersangka mendapat sorotan para nitizen. Para nitizen mendukung pernyataan Ketua GP Ansor yang mendukung Polri dalam petapan tersangka sebagai bentuk keadilan.

Jagad maya diramaikan oleh berita dan infromasi yang beredar luas terkait penetapan tersangka Ferdinand Hutahaean oleh Polri. Masyarakat yang aktif di dunia maya atau yang biasa disebut Nitizen pun lantas menyototi pernyataan Ketua GP Ansor, Luqman Hakim tersebut.

Nitizen memang menyoroti berita terkait Ketua GP Ansor yang mendukung Polri untuk menahan dan menetapkan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka karena cuitan di media sosial. Nitizen menilai pernyataan itu tepat karena Ferdinand Hutahaean telah berbuat tidak pantas.

“Menghormati dan mengapresiasi langkah cepat dan tegas polisi dalam memproses kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Ferdinand Hutahaean yang telah menyita perhatian publik belakangan ini. Langkah cepat dan tegas polisi ini saya harapkan dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat sehingga dapat dicegah potensi meluasnya kegaduhan publik yang dapat mengganggu ketentraman masyarakat,” kata Ketua PP GP Ansor Luqman Hakim, Selasa (11/02/2022).

Lebih lanjut Ketua GP Ansor mengajak masyarakat bijak dalam bermedia sosial. Ia berharap kemajuan teknologi dan informasi saat ini dapat menjadi sumbangan perbaikan peradaban manusia dan memperkokoh persatuan bangsa.

Ketua PP GP Ansor juga meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian dan menjunjung asas praduga tak bersalah. Luqman juga mendukung Polri agar bertindak profesional dan transparan dalam menangani kasus tersebut.

Seperti diketahui, Polisi menetapkan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka terkait kasus cuitan di media sosial. Ferdinand ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan cabang Jakarta Pusat di Mabes Polri.

Polisi menyatakan, berdasarkan kondisi kesehatannya, Ferdinand layak ditahan. Ferdinand tidak dijerat pasal penodaan agama. Ia dijadikan tersangka karena cuitan yang berpotensi memicu keonaran. (*)

BERITA REKOMENDASI