Perpanjangan Pansus Angket KPK, Busyro Muqaddas Angkat Bicara

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqaddas mengatakan, perpanjangan masa kerja Pansus Angket KPK menunjukan karakter asli DPR. Karakter itu sendiri kata Busyro adalah karakter buruk dari lembaga perwakilan rakyat tersebut.

"Perpanjangan (Pansus) itu jelas tunjukan karakter DPR. Karakter seperti apa? Karakter yang buruk," kata Busyro di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah.

Karakter buruk itu ditandai salah satunya, kata Busyro, adalah penggunaan dana yang relatif besar namun belum ada capaian apapun yang mereka dapat. Misalnya, masa kerja pertama Pansus saja bisa menghabiskan dan sekitar Rp3,1 miliar dalam 60 hari namun belum ada hasil signifikan dari kerja mereka itu.

Busyro juga menyindir, daripada berkeras menghabiskan energi dan dana untuk mencari-cari kesalahan KPK, anggota DPR yang tergabung dalam pansus angket akan lebih baik menggunakan dana sebesar itu untuk kepentingan rakyat. Dia menyebut, dana sebesar itu bisa digunakan untuk kepentingan pembangunan di kawasan-kawasan terpencil, alih-alih berkeliling untuk mencari pembenaran untuk menyalahkan lembaga antirasuah itu. (*)

BERITA REKOMENDASI