Perpusnas Optimalkan Akses Terbuka

JAKARTA, KRJOGJA.com – Masa pandemi Covid-19 berdampak pada pembatasan seluruh aktivitas, tak terkecuali layanan perpustakaan yang dituntut untuk melakukan transformasi dalam bentuk layanan digital. Perpustakaan sebagai penyedia informasi, harus tetap eksis dalam melayani kebutuhan masyarakat.

“Selama pandemi, perpustakaan secara fisik tidak bisa memaksimalkan layanannya, namun terjadi peningkatan layanan secara daring melonjak signifikan, seperti layanan digital di Perpustakaan Nasional melalui layanan iPusnas, IOS, e-Resources dan Khastara yang mencatat kenaikan lebih dari 300 persen,” kata Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpustakaan Nasional RI, Ofy Sofiana, dalam webinar dengan tema “Perpustakaan Digital Penjelajahan Pengetahuan dan Transformasi”di Jakarta, Senin (30/11).

Saat ini, kondisi memaksa perpustakaan untuk mencari cara bagaimana informasi yang dibutuhkan masyarakat dapat mudah tersampaikan. Untuk itulah perpustakaan digital hadir menjawab permasalahan tersebut.

“Masyarakat tetap dapat menjelajah pengetahuan dengan tidak terbatas ruang dan waktu. Melalui penyediaan konten digital secara gratis, diharapkan tidak ada lagi halangan dalam mengakses sumber informasi secara terbuka atau open access,” katanya.

Akses terbuka atau open access menjadi salah satu slogan yang diusung oleh Perpusnas terhadap beberapa koleksi yang dimilikinya, melalui iPusnas dan e-Reseources, di mana pemustaka hanya perlu mendaftar secara gratis. Demikian pula dengan Khastara dan Indonesia OneSearch, pemustaka cukup mengakses melalui laman yang bisa bebas diakses.

BERITA REKOMENDASI