Pertamina Terus Didorong untuk Berkembang

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri BUMN Erick Thohir ingin PT Pertamina (Persero) mengakhiri kerja sama bisnis yang sudah lama, namun masih saja jalan di tempat dan tidak ada hasil. Pasalnya, perseroan harus bisa bekerja cepat dalam memenuhi rantai pasok (supply chain) bisnisnya.

Hal ini diungkapkan Erick menanggapi rencana ke depannya soal kerja sama bisnis Pertamina. Selain itu, ia sekaligus menanggapi putusnya kerja sama antara Pertamina dengan Saudi Aramco, perusahaan minyak nasional Arab Saudi.

“Kalau ada kerja sama yangg awalnya diinginkan, tetapi memang mohon maaf sudah terlalu lama, tidak jalan, ya saya rasa sudah saatnya diakhiri,” kata Erick.

Menurutnya, sebuah perusahaan harus realistis dalam membaca pasar dan kerja sama. Bila sudah berjalan secara tahunan, tapi tidak juga membuahkan hasil, maka tidak ada salahnya diakhiri.

Erick bilang perusahaan juga harus mampu melihat rekan lain yang bisa diajak bekerja sama. Apalagi, Indonesia merupakan negara yang besar dari sisi pasar dan sumber daya alam, sehingga kesempatan akan ada.

“Jadi yakinlah ada partner baru atau kita buat sendiri, tapi kami juga tidak ingin kerja sama yang sudah lama, tapi hilang begitu saja,” ujarnya. (*)

BERITA REKOMENDASI