Pesan Presiden Saat Hari Kesaktian Pancasila

JAKARTA, KRJOGJA.com – Dalam memaknai Hari Kesaktian Pancasila, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan seluruh anggota Kabinet Kerja dan istitusi lainnya seperti TNI, Polri dan lembaga negara untuk bersinergi dalam menghadapi kompetisi global.

‎Sehingga dapat membuat rakyat menjadi tenang dan tentram serta bersatu padu dalam menghadapi kompetisi global di tengah kemajuan teknologi yang tak dapat dibendung saat ini.

"Kemudian yang terkahir saya mengajak seluruh komponen bangsa, dan saya perintahkan TNI, Polri serta seluruh lembaga pemerintah untuk bersama-sama bersinergi membangun bangsa membuat rakyat tenang dan tentram, dan bersatu padu menghadapi kompetisi global," ujar Jokowi di sela Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Jakarta, Minggu (1/10/2017).

Terdapat tiga pesan lainnya yang disampaikan mantan Gubernur DKI Jakarta itu selain bersinergi dalam menghadapi kompetisi global di Indonesia.

Pesan pertama Presiden Jokowi adalah dengan menegaskan bahwa ‎sejarah kelam seperti zaman penghiatan PKI itu jangan sampai terulang kembali. 

Kedua, Kepala Negara berpesan agar seluruh rakyat memegang teguh Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia. Selain itu, ia juga meminta agar rakyat Indonesia menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan tidak memberi ruang kepada ideologi yang bertentangan dengan Pancasila untuk tumbuh subur di Tanah Air.

Pesan ketiga dari Presiden Jokowi yakni memastikan bahwa pemerintah memegang teguh Ketetapan MPRS Nomor 25 Tahun 1966 tentang Pembubaran PKI. Sehingga, pemerintah melarang kegiatan penyebaran atau pengembangan paham komunisme, leninisme, dan marxisme dalam berbagai bentuk. (*)

BERITA REKOMENDASI