Petugas KAI Tewas Tertimbun Longsor

Editor: Ivan Aditya

TASIKMALAYA (KRjogja.com) – Maman (56) seorang petugas PT KAI tewas tertimbun longsor di jalur kereta api KM 238, Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya. Warga Cipeundeuy, Kabupaten Garut ini tewas saat mengamankan jalur rawan longsor tersebut.

Maman bersama dengan rekannya Tutang, Mahmud dan Emut mengecek jalur kereta api yang terkena longsoran kecil di kawasan tersebut.  Saat itu Tutang naik ke atas tebing longsoran untuk melakukan pengecekan, sedangkan Emut menuju Stasiun Cipeundeuy untuk memberitahukan kejadian tersebut dan mengamankan keberangkatan kereta.

Kemudian Maman berada di bawah longsoran dan mencoba membersihkannya, hingga longsor susulan yang cukup besar menimbunnya. "Petugas saat itu sedang melakukan pengecekan kawasan rawan longsor, karena memang intensitas hujan yang sangat tinggi sehingga kewaspadaan penuh dilakukan di sejumlah titik rawan," ungkap Kepala PT Kereta Api Indonesia Daops 2 Bandung, Saridal.

Sementara itu, Kapolsek Kadipaten AKP  Hima Rawalasi menyebutkan, ada empat orang petugas yang sedang berada di lokasi kejadian saat itu. Namun tiga orang selamat dan satu orang meninggal, karena memang tertimbun longsoran tanah yang cukup besar. Setelah berhasil dievakuasi jenazahnya kemudian dibawa ke Puskesmas Lambau Ciawi. (*)

BERITA REKOMENDASI