PKB Tolak Sekolah Delapan Jam Sehari

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mewajibkan siswa belajar selama delapan jam setiap hari selama Senin hingga Jumat pada tahun ajaran baru pada Juli 2017 dikritik. Rencana tersebut dinilai mengabaikan kearifan-kearifan lokal yang tumbuh di masyarakat.

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR Ida Fauziah mengungkapkan banyak masyarakat yang keberatan atas gagasan seperti itu. "Saya kira kondisi Jakarta atau kondisi kota-kota besar lainnya tidak bisa dijadikan tolak ukur untuk memberlakukan kebijakan secara nasional," ujarnya.

Menurut Ida, banyak daerah yang infrakstrukturnya tidak memadai untuk menerapkan gagasan itu. Dia menambahkan, anak-anak membutuhkan waktu sosialisasi. (*)

SD

BERITA REKOMENDASI