PKS Respons Kebijakan PBB Soal Ganja

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rafli Kande merespons positif langkah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merestui rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menghapus ganja dari kategori obat paling berbahaya di dunia. Menurutnya, restu itu membuka ruang penelitian lebih dalam penggunaan ganja untuk keperluan medis.

“Ya putusan itu jelas membuka ruang penelitian lebih dalam untuk dunia medis di semua negara,” kata Rafli.

Dia mengaku sudah mendorong legalisasi ganja untuk keperluan medis sejak masih duduk di DPD RI. Menurutnya, Indonesia tinggal membuat regulasi yang bagus yang mengatur secara ketat penggunaan ganja bila ingin melegalisasi ganja.

“Kita sudah dorong itu sejak kita masih di DPD RI, silakan cari berita kita saat rombongan teman-teman DPD RI ke Aceh saya minta untuk jadi pilot project ganja Aceh untuk khusus kebutuhan medis dan menjadi pusat kajian ilmiah seperti yang sudah dilakukan oleh beberapa negara,” katanya

Rafli menambahkan bahwa setiap tahun di Aceh selalu ada penemuan lahan ganja dengan luas berpuluh-puluh hektare. Seandainya lahan itu dikelola dengan benar, ia yakin masyarakat akan sejahtera dan penegak hukum tidak repot. (*)

BERITA REKOMENDASI